Tuesday, January 6, 2026

Welcome 2026

Sebuah renungan diawal 2026. Tak terasa, usia sudah melebihi 1/4 abad. Tahun ini angka depan masih tetap 3, namun angka belakangnya akan bergeser dari 5 menjadi 6. Usia yang semakin hari semakin bertambah, artinya, pengalaman dan pelajaran hidup juga sudah tidak sedikit. Tapi kadang-kadang, ada satu masa dalam kehidupan ini, kita berada pada titik "mengenang masa lalu". Lalu berharap kondisi itu bisa ada dalam "kehidupan kita yang sekarang". Padahal, masa sudah berganti, orang-orang dalam kehidupan kita juga tidak sama lagi. Ada yang datang, ada yang pergi, ada yang tetap bertahan namun dengan cara interaksi yang tidak lagi sama. Ya, bukankah itu memang kehidupan?

Jika beberapa tahun lalu kamu masih sendiri, sekarang sudah ada suami dan dua anak kecil yang almost 24 jam setiap hari bersamamu. Ya, masa-masa saat belum ada keterikatan dengan orang lain memang paling menyenangkan. Kamu gak perlu berkompromi dengan waktu orang lain, pemikiran orang lain, dan segala hal yang berkaitan dengan orang yang kini satu atap denganmu. Dulu, kamu mau makan mie kapan aja, terserah, mau ngemil kapan aja dan ngemil apa aja bebas, tanpa perlu mikirin nanti bocil akan ikutan makan makanan yang tidak sehat itu. Atau kamu dulu sebebas itu mau nongkrong di cafe untuk sekedar mengerjakan pekerjaan kantormu. Eh sekarang, agak mustahil ya jika itu dilakukan sendiri (mendingan kerja di ruang kerja sendiri aja dikantor, lebih efektif dan efisien?, kenapa? Ya karena kalo kelamaan nanti bocil kamu nyariin, atau suami kamu ada agenda penting dan kamu harus "GO HOME" hahahha. Apalagi ya? Ini hanya persoalan ringan aja, belum lagi persoalan yang sifatnya ideologis, kebiasaan, dan keseharian yang kadang-kadang menguras jiwa dan raga, dan saat seperti itulah yang membuat kamu berpikir "Enakan Gue Yang Dulu". 

Tapi, mari tarik kedepan kehidupan kamu, memang sudah begitulah sunnatullah. Kamu gak bisa stagnan dalam satu fase kehidupan. Bahwa jika saat ini kamu merindukan versi lamamu, mari sekarang kita buat versi yang baru dari dirimu "yang lebih baik", bersama orang-orang baru yang menemani kamu dan kehidupan kalian bersama. BISMILLAH, UNTUK CANVAS KEHIDUPAN BARU TAHUN INI. 2026, UNTUK HIDUP LEBIH SEIMBANG DAN BERMAKNA

Share:
Continue Reading →

Sunday, December 21, 2025

Pentingnya Berada Dalam Lingkaran Kebaikan

Sungguhlah manusia adalah makhluk yang lemah, penuh kelalaian, dan mudah tergelincir pada sifat-sifat buruk. Tapi tahukah kamu, bahwa keburukan-keburukan itu akan semakin mudah dihindari tatkala kita berada dalam lingkaran kebaikan. Bersama-sama saling mengingatkan dan mengajak untuk terus berbuat kebaikan. Yang selalu siap menarik hatimu saat sedang lemah iman, yang selalu mencari dan bertanya kala wajahmu tidak hadir dalam agenda-agenda kebaikan itu. Maka..., bersyukurlah wahai diri, jika sampai saat ini masih ada yang bertanya, dimana kamu, kenapa tidak hadir, ada kendala apa? Karena kelak, merekalah jua yang akan bertanya saat engkau tidak berada dalam Surga Allah.  

Share:
Continue Reading →

Wednesday, December 10, 2025

Bahagialah dengan caramu

Malam ini, sendu menyelimuti Qalbu. Seperti langit mendung yang tiba-tiba datang menyapaku tadi sore. Ah, rasanya dunia seperti berhenti sejenak, sebab hujan pun ikut turun, dan manusia-manusia berdiam pada peraduannya masing-masing. Aku? Inginku adalah menyeruput kopi atau teh di teras rumah sambil membaca buku, tapi kau tahu istilah jauh panggang dari api? Ya, rasanya momen-momen istimewa yang aku impikan tadi belum jua bisa terwujud. Masih sebatas hayalan, sementara yang menjadi kenyataan adalah tubuh yang mulai melemah mengurus dua manusia mungil titipan Tuhan, serta hati dan pikiran yang lelah menyadari bahwa selain diri sendiri, tidak ada orang lain yang benar-benar peduli dengan kebahagianmu. Maka, berbahagialah dengan caramu sendiri, sebab yang bisa melakukan itu hanya dirimu saja. Orang lain? belum tentu. 


Share:
Continue Reading →